Persiapan Sebelum Membuat Vlog Wisata
Menentukan Tema dan Alur Cerita (Storyline)
Sebelum berangkat, tentukan tema vlog Anda. Apakah vlog
tentang kuliner lokal, keindahan alam, pengalaman perjalanan, atau tips wisata
hemat? Dengan tema yang jelas, Anda akan lebih mudah membuat alur cerita.
Buatlah storyline sederhana, misalnya:
- Opening:
perkenalan dan tujuan wisata
- Perjalanan:
pengalaman menuju lokasi
- Aktivitas:
hal menarik di tempat wisata
- Penutup:
kesimpulan atau tips tambahan
Storyline membuat vlog lebih terarah dan tidak membosankan.
Memilih Lokasi Wisata yang Tepat
Pilih lokasi yang memiliki visual kuat seperti pantai,
bukit, air terjun, atau pusat kota bersejarah. Lokasi yang banyak aktivitas dan
spot unik akan memberi Anda variasi footage untuk memperkaya vlog.
Sesuaikan juga dengan personality Anda. Misalnya, jika Anda
suka kuliner, pilih kawasan penuh street food atau pasar tradisional.
Perlengkapan Wajib Saat Vlogging Menggunakan HP
Tidak perlu banyak alat, cukup membawa:
- HP
dengan memori cukup
- Powerbank
agar bisa shooting seharian
- Tripod
mini / holder HP
- Lensa
tambahan (opsional)
- Kain
microfiber untuk membersihkan lensa
Perlengkapan sederhana ini sudah cukup membuat vlog terlihat
stabil dan profesional.
Teknik Pengambilan Gambar dengan HP
Setting Kamera HP agar Hasil Maksimal
Atur resolusi video minimal 1080p 30fps, atau jika HP
mendukung 4K 30fps hasilnya lebih tajam. Aktifkan fitur stabilizer jika
tersedia.
Matikan zoom digital karena mengurangi kualitas video. Jika
perlu zoom, cukup mendekat secara manual ke objek.
Teknik Angle dan Komposisi untuk Vlog Wisata
Gunakan teknik komposisi seperti:
- Rule
of thirds
- Leading
lines untuk memperkuat arah pandangan
- Wide
angle untuk landscape
Campurkan beberapa angle seperti low angle, high angle, dan
close-up agar vlog tidak monoton.
Cara Mengambil Footage B-Roll yang Menarik
B-Roll adalah klip tambahan seperti pemandangan, makanan,
atau aktivitas kecil di sekitar lokasi.
Contoh B-Roll penting:
- Awan
bergerak
- Ombak
di pantai
- Orang
sedang memasak makanan khas
- Tiket
masuk objek wisata
B-Roll membuat storytelling lebih hidup.
Tips Mengurangi Goyangan Tanpa Gimbal
Jika tidak punya gimbal, gunakan teknik berikut:
- Pegang
HP dengan kedua tangan
- Rekam
sambil menahan napas
- Sandarkan
tubuh ke objek agar stabil
- Gunakan
slow motion untuk memperhalus gerakan
Dengan teknik ini, video tetap stabil walau tanpa alat
tambahan.
Teknik Storytelling agar Vlog Lebih Hidup
Cara Membuka Vlog (Opening) yang Menarik
Buat opening singkat dan energik. Perkenalkan diri, tujuan
wisata, serta alasan mengapa tempat tersebut menarik untuk dikunjungi.
Contoh:
“Hi guys! Hari ini saya lagi ada di Pantai Drini Yogyakarta, dan saya mau
tunjukkan spot terbaik buat foto, makanan, dan aktivitas seru di sini!”
Cara Menyisipkan Cerita dalam Setiap Perjalanan
Alih-alih hanya menunjukkan pemandangan, tambahkan cerita:
- Pengalaman
lucu
- Harga
tiket
- Jarak
perjalanan
- Hal
unik yang terjadi
Cerita membuat penonton merasa seolah sedang ikut bersama
Anda.
Membuat Penutup (Closing) yang Natural dan Berkesan
Akhiri vlog dengan kesimpulan, rating singkat, atau tips
tambahan.
Contoh:
“Kalau kalian ke sini, datang pagi biar dapat sunrise yang keren banget. See
you di vlog berikutnya!”
Proses Editing Vlog Menggunakan HP
Rekomendasi Aplikasi Editing Vlog untuk Pemula
Beberapa aplikasi yang mudah dipakai:
- CapCut
- VN
Video Editor
- Kinemaster
- InShot
Semua aplikasi ini memiliki fitur lengkap seperti cut,
transition, color grading, dan music library.
Cara Menyusun Timeline Video yang Rapi
Susun urutan video sesuai alur:
- Opening
- Perjalanan
- Sampai
lokasi
- Aktivitas
utama
- B-Roll
- Closing
Gunakan transisi yang halus dan tidak berlebihan.
Menambahkan Musik, Teks, dan Transisi
Musik memberikan mood pada vlog. Sesuaikan musik dengan
tema, misalnya:
- Fun
dan energik untuk vlog pantai
- Calm
untuk vlog pegunungan
- Beat
santai untuk vlog kota
Tambahkan teks untuk informasi penting seperti harga tiket,
rute, atau nama spot.
Teknik Warna (Color Grading) agar Tampak Estetik
Gunakan fitur color grade untuk membuat video lebih hidup:
- Tingkatkan
saturation pada pemandangan
- Turunkan
highlights pada video yang terlalu terang
- Tambahkan
sedikit warm tone untuk nuansa sunset
- Gunakan
preset bawaan jika ingin cepat
Optimasi Vlog untuk Upload ke YouTube atau TikTok
Memilih Thumbnail yang Menarik
Thumbnail adalah faktor utama klik. Gunakan:
- Wajah
ekspresif
- Background
wisata yang jelas
- Teks
pendek (3–5 kata)
Contoh: “Spot Tersembunyi!”, “Wisata Murah!”
Menulis Judul dan Deskripsi SEO-Friendly
Gunakan kata kunci utama seperti:
- “vlog
wisata”
- “travel
vlog”
- “vlog
hp”
Tambahkan juga penjelasan lengkap di deskripsi untuk
membantu pencarian.
Menentukan Durasi Ideal untuk Setiap Platform
- YouTube:
6–12 menit
- TikTok/Reels:
15–60 detik
- Shorts:
20–45 detik
Sesuaikan gaya penyampaian dengan durasi video.
Tips Tambahan agar Vlog Wisata Lebih Viral
Upload di Waktu yang Tepat
Waktu terbaik upload:
- 11.00–13.00
- 18.00–21.00
Karena saat itu aktivitas menonton meningkat.
Gunakan Hashtag yang Relevan
Contoh hashtag:
- #VlogWisata
- #TravelIndonesia
- #VlogHP
- #TravelCreator
Hashtag membantu video menjangkau audiens baru.
Cara Membangun Engagement dengan Penonton
Ajak penonton berkomentar, misalnya:
- “Spot
mana yang paling ingin kalian kunjungi?”
- “Next
saya ke mana lagi nih?”
Engagement tinggi meningkatkan peluang video
direkomendasikan.


